Teknologi Terbaru | Teknologi Terbaru Handphone - Teknologi Terbaru 2 | Technology News 2 | News Technology 2

Breaking

About Me

Sabtu, 20 Juli 2019

Teknologi Terbaru | Teknologi Terbaru Handphone

Vivo Sebut Ponsel Rp2-3 Juta Paling Diminati di Indonesia

Vivo Sebut Ponsel Rp2-3 Juta Paling Diminati di Indonesia

Teknologi Terbaru - Vivo menyinggung pasar segmen ponsel Rp2 juta hingga Rp3 juta adalahsumber penghasilan terbesar vendor ponsel di Indonesia sebab paling digemari pemakai. 

Tak melulu di Indonesia, penghasilan ponsel di segmen ini pun terbesar dikomparasikan segmen lainnya di negara berkembang lainnya. 

Senior Brand Director Vivo Indonesia, Edy Kusuma menuliskan segmen pasar ponsel Rp2 jutaan ialah anak anak muda atau generasi milenial. Generasi ini mengharapkan ponsel kamera selfie dan performa mumpuni dengan harga bersahabat. 


"Kalau kita kupas piramida ya target pasar di Rp 2 hingga 3 juta ini memang besar sekali. Di negara berkembang mana pun tergolong kita (Indonesia) memang guna harga Rp2 jutaan masih tinggi," kata Edy ketika peluncuran Vivo S1, Selasa (16/7).

Dengan dalil riset pasar berikut Vivo menyinggung belum berencana untuk menggondol ponsel gaming iQOO di Indonesia. Ponsel ini telah meluncur di India dan dibanderol ekuivalen 31.790 rupee atau selama Rp6,5 juta. Padahal sejumlah vendor ponsel lain sudah melego ponsel gaming di Indonesia, laksana Asus ROG atau Pocophone dan Black Shark dari Xiaomi.

Edy menyinggung pihaknya masih berjuang untuk menakar hendak sekali dan permintaan masyarakat terhadap ponsel iQOO.

"Karena sekarang anda tetap terus meneliti. Setiap hari anda lihat market anda di Indonesia. Market di Indonesia paling dinamis sekali, ini (iQOO) kita pun lihat sesuai atau tidak," tuturnya.


Selain tersebut di Indonesia, Vivo pun masih konsentrasi terhadap peluncuran ponsel S1 yang baru saja diluncurkan. Edy menuliskan peluang IQOO menyentuh pasar Indonesia memang ada, tetapi tidak dilaksanakan dalam masa-masa dekat. 

"Sampai detik ini kami masih belum berencana guna memasukkan iQOO. Karena anda masih konsentrasi dengan S1 yang pun baru launching hari ini," ujar Edy. 

Edy menuliskan pihaknya selalu mengerjakan riset mendalam sebelum memasukkan sebuah produk ke negara. Misalnya saja guna menakar fitur-fitur dalam ponsel yang digemari oleh sebuah pasar. (jnp/eks)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar