Teknologi Terbaru | Teknologi Terbaru Otomotif di Era Digital - Teknologi Terbaru 2 | Technology News 2 | News Technology 2

Breaking

About Me

Selasa, 02 Juli 2019

Teknologi Terbaru | Teknologi Terbaru Otomotif di Era Digital


Jurus Penggiat Otomotif Mengail Untung di Era Digital

Teknologi Terbaru - Tema Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang mengangkat tema Future in Motion, yang ditafsirkan sebagai suatu gerakan pengaruh teknologi pada kendaraan listrik, otonom, dan digital, akan memperlihatkan transformasi teknologi dari industri otomotif melalui pelbagai program sepanjang penyelenggaraan pameran.

Menjelang penyelenggaraan GIIAS pada 18-28 Juli, penyelenggara menyelenggarakan pra acara GIIAS Talk X Blibli.com bertema Empowering Automotive New Ideas. Acara berformat talkshow yang dilakukan di ICE, BSD City, Tangerang, pada Sabtu (29/6/2019), ini diinginkan menginspirasi masyarakat.

“GIIAS ialah inspirasi teknologi otomotif, dan Gaikindo ingin supaya penyelenggaraan GIIAS bisa menjadi ajang yang menyerahkan informasi, edukasi, dan manfaat untuk masyarakat Indonesia, oleh karena tersebut kami harapkan program GIIAS Talk bisa memberikan ilham serta membangunkan ide-ide teranyar dalam berkarya di bidang otomotif,” tutur Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.


GIIAS Talk menyuruh komunitas guna lebih mengenal dunia otomotif dengan mengupas pertumbuhan dunia otomotif dari sekian banyak  sudut pandang. M. Fadli, atlet Paralympic, misalnya, yang kariernya dibuka sebagai atlet otomotif, sampai kejadian naas ketika sedang dipucuk kemenangan tidak menjatuhkan semangatnya guna terus berusaha dan mengupayakan cabang olah raga lain.

”Titik balik bikin saya ialah saat saya menyimpulkan untuk meneruskan karier saya sebagai atlet, tidak menyerah dan membuka kesempatan lewat cabang olah raga baru yang bisa dibilang sama menantangnya dengan cabang olahraga yang saya geluti sebelumnya,” tutur Fadli.

Kecintaannya Fadli terhadap otomotif tidak hilang dan terus memperlihatkan diri. Ia juga terus menyemangati dan memberi semangat untuk semua penggiat otomotif mesti dapat jeli melihat sekian banyak  peluang. Peluang besar datang dari pertumbuhan dunia digital, yang ternyata memberikan sekian banyak  dampak positif untuk dunia otomotif. Baik itu dari segi media online berbasis otomotif maupun perkembangan komunitas otomotif online, sampai jual beli produk otomotif di platfom digital.

Berdasarkan keterangan dari Hartono Sufi, Chief Marketing Officer Modifikasi.com, media berbasis komunitas menyerahkan ruang tersendiri untuk semua anggota komunitas otomotif terutama untuk terus berkembang. “Komunitas otomotif terus berkembang dari masa kemasa, mulai dari bentuk, tujuan, dan teknik berkomunikasinya. Saat ini media online merupan wadah sangat efektif untuk komunitas otomotif menggali informasi dan saling berkomunikasi,” ungkapnya.

Menurutnya dunia otomotif memiliki tidak sedikit peluang guna menumbuhkan potensi berkarya baru. Kunci guna terus berkembang ialah harus dapat jeli menyaksikan perubahan yang terjadi supaya bisa mengimbangi keperluan informasi penggiat dunia otomotif.


Platform Digital

Tidak hanya dari segi komunitas saja, dunia digital sekarang bersinergi dengan industri otomotif guna memberi konsumen otomotif empiris yang menyeluruh saat mereka menggali dan melakukan pembelian produk-produk otomotif, mulai dari spare parts sampai kendaraan bermotor. Lay Ridwan Gautama SVP Trade Partnership Blibli.com menuliskan Blibli.com menjadi platform yang melengkapi empiris pelanggan saat melakukan pembelian produk otomotif.

Di Blibli.com, semua pelanggan dapat memeriksa harga, mencocokkan spesifikasi dan menemukan penawaran eksklusif yang akan menolong mereka dalam menciptakan keputusan guna membeli. “Kini telah muncul juga teknologi 360 derajat dan virtual reality (VR) yang memungkinkan semua pelanggan untuk menikmati fitur inovatif yakni virtual test drive,” sebut Lay Ridwan.

Permintaan informasi mengenai otomotif yang cepat, tepat dan akurat pun membuka tidak sedikit peluang untuk para content creator, dan menjadikannya menjadi di antara profesi yang tidak sedikit dicari orang di era digital ini. Berdasarkan keterangan dari Fitra Eri, yang dikenal masyarakat digital sebagai reviewer otomotif dengan jumlah follower luar biasa ini, kegiatan content creator menjadi salah satu kegiatan impian untuk banyak orang sebab dinilai lumayan mudah, sebenarnya pada kenyatannya guna memenuhi kemauan para viewers tidak jarang semua content creator dipaksa guna berfikir kreatif dan out of the box.

Berdasarkan keterangan dari dia, berkembangnya teknologi otomotif semakin tidak sedikit bagian yang dapat dibahas. “Jangan melulu review kendaraan dari performanya saja tetapi dari teknologi yang muncul dalam kendaraan itu,” paparnya. Fitra Eri menuliskan perkembangan otomotif di Indonesia sejalan dengan tema GIIAS 2019 yakni Future in Motion. ”Kendaran mulai berkembang mengarah ke ke fase yang lebih mengedepakan teknologi dan digital,” jelasnya.

Perkembangan industri otomotif terdapat dalam kecepatan penuh, dimana ketika ini efek kehadirannya telah dapat dirasakan,berbagai teknologi modern yang ditenggelamkan diberbagai jenis kendaraan ialah masa depan otomotif yang dengan cepat menjadi unsur masyarakat penyuka otomotif Indonesia.

Adapun, Kukuh Kumara Sekretaris Umum Gaikindo, melafalkan industri otomotif Indonesia memberikan sokongan penuh guna pemerintah dalam program percepatan pengembangan kendaraan listrik. Sejumlah pelaku industri otomotif di Indonesia, telah mengerjakan proyek percontohan guna kendaraan listrik. “Pertumbuhan pemakaian kendaraan berbasis EV ini paling bergantung pada pasar Indonesia, permintaan bisa tumbuh bila penawaran kendaraan EV dapat berlomba dengan kendaraan konvensional,” ujar Kukuh.


Ia pun menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur penyokong dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) atau charging station yang memerlukan waktu pun menjadi salah satu hal yang mempengaruhi.

Sementara pertumbuhan teknologi kendaraan semakin modern dan ramah lingkungan, tergolong teknologi bahan bakar. Indonesia pun sudah menjadi unsur dari pergerakan ini dengan rencana pemerintah mengembangkan teknologi bahan bakar minyak ramah lingkungan (green fuel), bahan bakar yang berasal dari sumber daya alam nabati, yaitu sawit, dari segi bahan baku pemakaian bio fuel tersebut paling memungkinkan, karena sejumlah daerah di tanah air adalahpenghasil sawit terbesar di dunia. “Pengembangan green fuel ini disambut baik oleh GAIKINDO. Pasalnya, ketersediaan pelbagai sumber green fuel di Indonesia, dan dari segi spesifikasi mesin tidak perlu evolusi yang signifikan.” jelas Kukuh.

Peserta GIIAS di edisi ke-27 tahun ini akan memperlihatkan total 20 brand  kendaraan penumpang, yaitu Audi, BMW, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, JEEP, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Renault, Suzuki, Toyota, VW, Wuling. Serta 10 brand  kendaraan komersial dan karoseri, DFSK, FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Tata Motors, UD Trucks, dari karoseri akan muncul Adi Putro, Laksana, dan Tentrem. 11 brand  sepeda motor pun akan muncul mulai dari Benelli, Harley Davidson, Honda, Kawasaki, Kymco, KTM, Nozomi, Piaggio, Suzuki, Vespa, dan Viar. Sementara dari industri pendukung, lebih dari 300 merek sudah mencatatkan komitmennya untuk mengekor acara tahunan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar