Teknologi Terbaru | Teknologi Terbaru Asus - Teknologi Terbaru 2 | Technology News 2 | News Technology 2

Breaking

About Me

Rabu, 03 Juli 2019

Teknologi Terbaru | Teknologi Terbaru Asus

ASUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC.


Teknologi Terbaru - Beberapa waktu kemudian ASUS ikut merilis jajaran kartu grafis teranyar berbasis NVIDIA GeForce GTX 1660. Tidak melulu di seri gaming premium laksana ROG Strix, ASUS pun menghadirkannya ke seri Phoenix, yakni kartu grafis form factor satu baling kipas pendingin.

Seri ASUS Phoenix ditujukan guna motherboard ukuran kecil laksana ITX atau Mini-ITX yang lazimnya dijumpai pada PC dengan casing mini. Di pasar, PC gaming dengan model tersebut pun tengah populer, dengan semakin tidak sedikit gamer yang hendak menjajal game-game esports.

Medcom.id berpeluang menjajal ASUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC Edition. Produk ini adalahsaudara dari versi GeForce GTX 1660 Ti yang mempunyai dua baling kipas pendingin. 


Dari luar memang ASUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC memang tampak biasa saja. Bodinya tidak sekokoh seri GTX 1660 versi ASUS ROG Strix dengan tampilan depannya yang biasa juga. Tampaknya ASUS Phoenix memang konsentrasi dengan meluangkan performa dalam ukuran ringkas ketimbang penampilannya.

Berbekal satu baling kipas pendingin ASUS mengklaim kinerja suhu dan sistem pendingin SUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC paling baik. Ukurannya diameter baling kipasnya lumayan besar dengan sirip model Wing-blade yang dipatenkan ASUS.

ASUS Phoenix dengan ukurannya yang ringkas oleh ASUS telah didesain guna mempunyai usia pemakaian yang panjang. Baling kipasnya mempunyai fitur IP5X anti debu sampai-sampai tidak terdapat kotoran yang menumpuk dan menurunkan performanya.


Selain tersebut bearing yang dipakai pada baling kipas memakai model dual ball fan bearing. Desain ini mengawal kecepatan putaran baling kipas tidak menurun seiring umur pemakaian.

Bagaimana Performanya?
Berlaih ke spesifikasinya, ASUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC. Kartu grafis ini muncul dengan GPU NVIDIA Turing yang menyokong teknologi DLSS dan Adaptive Shading sebagai pengganti Ray Tracing. Dalam mode default GPU Base Clock bera di 1500MHz dan Boost Clock di 1800MHz.

Mengingat kartu grafis mungil ini menyokong performa OC maka di mode itu Boost Clock tadi bertambah menjadi 1830MHz sedangkan Base Clock tetap di 1500Mhz.

Di dalamnya pun ditanamkan CUDA Core 1408 dengan memory clock 8002MHz. Kapasitas VRAM yang disediakan adlaah 6GB GDDR5. ASUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC menyokong resolusi maksimal di 7680x4320 alias 8K UHD.

ASUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC kami uji memakai testbed yang Medcom.id miliki. Kartu grafis ini diuji memakai apliaksi benchmark 3DMark Fire Strike dan tiga game di grafis Ultra resolusi 1920 x 1080.


Testbed Medcom.id
Prosesor Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
Motherboard ASUS Z370-A Prime
RAM Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
VGA ASUS ROG Strix RTX 2060 Gaming 6G OC, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
Pendingin Noctua NH-U21S
Storage Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
PSU Corsair RM 850X
Monitor ASUS PB287Q 4K, ASUS ROG Swift PG258Q
Mouse Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
Mousepad Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
Keyboard Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
Headset Corsair HS60, Corsair HS70
Dalam pengujian 3DMark Fire Strike, ASUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC mengantongi skor 12.096. Skor tersebut telah tergolong tinggi. Beralih ke pengujian memakai game, terdaftar bahwa kartu grafis ini dapat menyajikan frame rate rata-rata di atas 30fps yakni sekitar 40fps di resolusi Ultra atau sangat maksimal.

ASUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC, Jagoan Kecil Harga Terjangkau

Misalnya, di Assassin's Creed Odyssey terdaftar frame rata-rata selama 47fps dengan tertinggi di 74fps. Pada game The Witcher 3: Wild Hunt frame rate rata-rata di 55fps dengan tertinggi di 61fps. Terakhir, di game World War Z frame rate rata-ratanya terdapat di 93fps.

Untuk konektivitas terdapat port DVI, HDMI, dan DisplayPort. ASUS menyinggung ASUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC menyokong penyajian grafis sampai tiga display output. Tidak ketinggalan, kartu grafis ini pun masih kompatibel dengan aplikasi ASUS GPU Tweak II.


Kesimpulan
ASUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC terbukti mempunyai performa yang lumayan mengesankan dibalik ukurannya yang mungil dan tampilan yang paling tidak menarik.

Performa frame rate yang menjangkau di atas 30fps saja sudah paling memuaskan menilik spesifikasinya tidak ditujukan untuk dapat memainkan game dengan grafis berat dan memperlihatkan frame rate di atas 60fps.

ASUS Phoenix GeForce GTX 1660 6G OC sendiri dibanderol lebih murah dari versi Ti. Kartu grafis ini dibanderol di kisaran harga Rp3 juta sedangkan versi GTX 1660 Ti di kisaran mulai dari Rp 4juta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar