Teknologi Terbaru 2 | JD.ID Unggulkan Teknologi Sebagai Pengalaman Baru Berbelanja - Teknologi Terbaru 2 | Technology News 2 | News Technology 2

Breaking

About Me

Selasa, 21 Mei 2019

Teknologi Terbaru 2 | JD.ID Unggulkan Teknologi Sebagai Pengalaman Baru Berbelanja

Platform online JD.ID makin mengukuhkan konsistensinya sebagai di antara e-commerce besar di Indonesia.

Gambar terkait
Ilustrasi e-commerce - CC0

Jakarta, Indonesia – Platform online JD.ID makin mengukuhkan konsistensinya sebagai di antara e-commerce besar di Indonesia. Meski bukan ritel daring kesatu di Indonesia, perusahaan ini dipercayai paling unggul dalam inovasinya di bidang teknologi.

Beberapa masa-masa lalu, JD.ID mengembangkan sebanyak proyek laksana JD.ID Virtual. Program kesatu ini bahkan diteruskan dengan menggaet ritel fesyen dan keelokan seperti Lunadorii sebagai upaya memudahkan cara melakukan pembelian barang konsumen.

Memanfaatkan lokasi publik laksana stasiun, JD.ID Virtual memasang puluhan banner dengan gambar beragam produk keperluan harian. Bermodal barcode di masing-masing produk pada banner, konsumen tinggal menantikan barang pesanan mendarat di tempat yang diinginkan.

Namun, sangat anyar ialah JD.ID X. Perusahaan tersebut membuka gerai offline kesatunya di Indonesia. Gerai ini menjadi gerai kesatu dengan memanfaatkan teknologi laksana artificial intelligent technology. Dari gerai ini, tidak ada pemakaian uang tunai sebagai perangkat pembayaran.

Konsumen lumayan menghubungkan kartu kredit atau go-pay dengan akun JD.ID. Setelahnya, masing-masing barang belanjaan akan dicukur secara otomatis dengan waktu selama 5 – 10 detik. Hal ini dinamakan sebagai di antara inovasi terbaik JD.ID mengalahkan para e-commerce lain.


Head of Corporate Business Development JD.ID Andrew You menuliskan perusahaannya bertolak belakang dengan pemain e-commerce lainnya dengan lebih menyimak pengalaman pelanggan. Kemunculan JD.ID X dinamakan sebagai di antara bukti peradaban e-commerce dikomparasikan para kompetitor.

Menurutnya dengan mengedepankan empiris konsumen, perusahaan lebih paham bagaimana ciri khas dan kemauan konsumen ketika berbelanja. Perilaku konsumen pun menilai produk apa saja yang butuh ditonjolkan guna pelanggan di sekian banyak  platform mulai dari platform online, JD.ID X sampai JD.ID Virtual.


“Kami melakukan sekian banyak  kemajuan untuk mempermudah konsumen bertransaksi. kita dapat menyaksikan bagaimana sebetulnya kami mempelajari bukan mengenai penjualan, namun seberapa tidak sedikit waktu yang dikuras orang untuk masing-masing item produk,” katanya belum lama ini.

Di sisi lain evolusi cara melakukan pembelian barang ini pun mengharuskan sinergi baik online maupun offline. Andrew menyinggung kedua hal ini tidak bisa ditinggal begitu saja sebab menimbulkan empiris berbeda.


“Kita tidak dapat meletakkan semuanya pada online saja. Pada kesudahannya platform online tersebut penting. Akan namun kita pun harus mempelajari apa yang sedang terjadi di kehidupan nyata,” terangnya.

Andrew menambahkan dengan kehadiran aneka model teknik berbelanja, perusahaan berjuang untuk mengedukasi masyarakat berhubungan teknologi yang dihadirkan. Pada kesudahannya JD.ID hendak menunjukkan cara melakukan pembelian barang baru untuk masyarakat Tanah Air. Ditambah dengan kemunculan teknologi teranyar memberi cerminan terhadap teknologi melakukan pembelian barang masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar