Teknologi Terbaru 2 | Genjot Bisnis E-commerce, Jet Commerce Hadirkan Fulfillment Center Baru - Teknologi Terbaru 2 | Technology News 2 | News Technology 2

Breaking

About Me

Rabu, 22 Mei 2019

Teknologi Terbaru 2 | Genjot Bisnis E-commerce, Jet Commerce Hadirkan Fulfillment Center Baru

Jet Commerce

Jakarta, Indonesia – Memasuki umur dua tahun, Jet Commerce makin mengukuhkan posisinya sebagai e-commerce enabler yang bisa diandalkan oleh partner brand dan terus berupaya menyerahkan pengalaman melakukan pembelian barang online terbaik untuk konsumen. Salah satu upaya ini diwujudkan dengan meresmikan fulfillment center teranyar di area Daan Mogot, Kota Tangerang. 

“Fulfillment adalahbagian yang sangat urgen dari serangkaian kegiatan e-commerce. Oleh sebab itu, telah menjadi tanggung jawab kami sebagai e-commerce enabler yang berfokus pada penyelesaian end-to-end untuk menambah kapasitas dan memodernisasi teknologi fulfillment center kami,” ujar Oliver Yang, Chief Executive Officer Jet Commerce di Tangerang, Selasa (23/4/2019).

“Kami optimis kehadiran fulfillment center ini bisa mengimbangi keperluan bisnis e-commerce partner brand dan mengisi pesanan konsumen yang meroket, khususnya pada ketika periode peak season Lebaran mendatang.” tambahnya.

Fulfillment center seluas 3.700 m2 ini mempunyai luas tiga kali lipat lebih dari fulfillment center sebelumnya. Langkah ini, sambungnya, didorong oleh jumlah partner brand yang kian meningkat seiring dengan performa penjualan positif yang diperoleh.


Guna meyakinkan kelancaran operasional dari proses inbound (memasukan barang) sampai proses outbound (mengeluarkan barang), fulfillment center teranyar ini didukung oleh warehouse management system (WMS) dan order management system (OMS) termutakhir dan dilengkapi dengan peralatan canggih seperti belt conveyor, mobile scanner, dan sebagainya. 

Jumlah item yang ditabung kini telah menjangkau lebih dari 300.000 dan bakal terus meningkat seiring dengan luasnya lokasi penyimpanan yang masih tersedia. Di samping area penyimpanan biasa, pun ada area penyimpanan bertemperatur sejuk guna barang-barang laksana produk keelokan dan perawatan kulit, serta lokasi penyimpanan khusus guna barang-barang bernilai tinggi laksana produk elektronik. 

Sementara order fulfillment menjadi salah satu kegiatan penting dalam membina bisnis e-commerce, masih ada sekian banyak  tantangan yang dihadapi brand guna mengoptimalkan proses pemenuhan pesanan tersebut. 

Agustina Putri Wijaya, Marketing Director Jet Commerce memaparkan, kendala kesatu ialah keterbatasan tenaga berpengalaman di bidang operations & fulfillment lantaran melulu sebagian brand yang mempunyai kompetensi inti dalam urusan jaringan distribusi. 

Tantangan berikutnya, yakni ketidaksiapan menghadapi evolusi volume pesanan. Umumnya, jumlah pesanan dapat meroket ketika peak season laksana yang terjadi menjelang Lebaran, Natal, dan Tahun Baru, atau pun ketika berlangsungnya festival melakukan pembelian barang online laksana 11.11 dan 12.12. Terkait urusan ini, baik brand maupun pelaku e-commerce mesti seksama membaca tinggi rendahnya permintaan terhadap produk-produk tertentu. 


“Dengan begitu, pesanan yang meroket bisa diantisipasi dengan teknik pengemasan pengantar atau pre-packing guna produk-produk tersebut. Kemudian, persiapan hulu-hilir dapat dilakukan mulai dari meningkatkan jumlah dan shift kerja, sampai meyakinkan semua sistem penunjang bekerja dengan baik,” jelas Agustina. 

Terakhir, kendala dalam membuat pengalaman mengesankan. Pengalaman itu dapat diciptakan dengan pelbagai cara, salah satunya melewati kemasan yang shareable atau unik untuk diberikan di media sosial. Hal ini diperkuat penelitian konsumen primer GlobalData 2016 yang menulis lebih dari seperempat konsumen global (26%) tertarik terhadap kemasan berbentuk menarik dan berwarna cerah, sedangkan 23% konsumen global tertarik terhadap kemasan interaktif.

Di samping penciptaan kemasan yang menarik, kekokohan kotak kemasan pun harus terjaga untuk mengayomi barang dari tekanan, guncangan, sampai benturan sekitar pengiriman. 

“Kemasan berperan penting sebab konsumen terlebih dahulu menyaksikan paket sebelum menyaksikan produk. Sedangkan guna produk gadget, kotak kemasan mesti dirancang guna melindunginya dari benturan dan menyangga isinya tetap di lokasinya secara aman,” tambah Agustina. 

Beberapa kendala tersebut menjadi hambatan untuk brand guna berfokus pada pekerjaan-pekerjaan strategis lainnya tergolong inovasi dan pengembangan produk. Lebih jauh lagi, brand dan pelaku e-commerce mesti siap menanggulangi kendala-kendala teknis laksana keterlambatan ekspedisi dan ketidaksesuaian barang yang bisa berujung pada ketidakpuasan konsumen. 


Kehadiran fulfillment center di Daan Mogot adalahsalah satu upaya Jet Commerce dalam menolong brand menanggulangi tantangan-tantangan tersebut. Tidak hanya dari segi fulfillment, penyelesaian Jet Commerce mempunyai sifat menyeluruh, mencakup pengembangan sekaligus pengelolaan official store di sekian banyak  platform e-commerce, digital marketing, customer service, dan layanan warehousing & fulfillment yang merangkum penyimpanan barang sampai pengiriman.

Saat ini, Jet Commerce tengah menjalin kemitraan strategis dengan sebanyak brand terkemuka dari pelbagai kategori meliputi kelompok produk elektronik, health & beauty, produk lokasi tinggal tangga, mainan anak, pet food, dan popok bayi. Pertumbuhan cepat yang diraih pun menjadikannya dapat berekspansi ke negara-negara lainnya di Asia Tenggara. Dalam pengembangan usaha, Jet Commerce pun menjajaki bisa jadi penambahan fulfillment center serta gudang transit atau hub di sekian banyak  wilayah strategis di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar